Artikel
Sejarah Desa Babaksari
SEJARAH DESA BABAKSARI
Desa Babaksari adalah salah satu desa diantara 26 desa yang ada di kecamatan Dukun kabupaten Gresik. Desa Babaksari terdiri dari 3 Dusun yaitu : Dusun Sariwonorejo, Dusun Babaksari Timur, Dusun Petissari yang berbatasan dengan wilayah kabupaten Lamongan.
Menurut sejarahnya, cikal bakal desa Babaksari bermula dari perkembangan masyarakat yang tinggal di sekitar sungai Bengawan Solo yang berada di dusun Babaksari. Desa Babaksari didirikan oleh sesepuh desa yang bernama “Mbah Buyut Sari“. Nama Babaksari sendiri, menurut cerita dari mulut kemulut berasal dari kata Bubak. Pada zaman dahulu wilayah tersebut merupakan alas (hutan) yang rimbun. Atas usaha Mbah Buyut Sari dalam membabat alas tersebut sampai ahirnya menjadi tempat pemukiman dan persawahan dengan hasil berlimpah karena berasal dari patisari tanah yang subur. Akhirnya wilayah tersebut diberi nama “Desa Babaksari“ .(sumber : Sesepuh Desa Babaksari).
Menurut perkembanganya, desa Babaksari pada akhir tahun 1975 masih berupa kampong yang masih berpenduduk kecil dengan kondisi sosial masyarakat masih minus. Kondisi fisik bangunan rumah masih didominasi oleh rumah-rumah penduduk yang terbuat dari bambo . penduduk sebagian besar bekerja sebagai petani . dengan penghasilan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Jalan desa masih berupa tanah yang jika musim hujan kondisinya becek.
Sekarang ini kondisi social ekonomi masyarakat desa Babaksari dapat dikatakan sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari kondisi rumah penduduk sudah banyak yang dibangun dari bata dengan lantai keramik. Penghasilan masyarakat tidak hanya dari hasil bertani, tetapi sekarang sudah mempunyai penghasilan yang tetap karena penduduknya banyak yang berwiraswasta. Kesehatan masyarakat dalam kondisi baik, jika sakit mereka mampu berobat ke Sarana
pelayanan kesehatan. Pendidikan masyarakat juga sudah banyak lulusan minimal SLTA, bahkan diantara mereka banyak yang berpendidikan Strata 1. (Sarjana ) . Kondisi fisik jalan desa sebagian besar banyak yang sudah di paving, dsb. Hal tersebut diatas tidak menutup kemungkinan masih ada sebagian masyarakat Desa Babaksari yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Dari sisi pemerintahan, Kepala desa yang pernah memerintah desa Babaksari antara lain :
Tabel 2.1Nama-nama jabatan Kepala Desa Babaksari
|
NO |
NAMA KEPALA DESA |
TAHUN MENJABAT |
|
1 |
Badron |
1950 – 1960 |
|
2 |
Sarkoyan |
1960-1990 |
|
3 |
Dulkanan |
1990 – 1998 |
|
4 |
Drs. Bambang Mulyodiono |
1998 – 2007 |
|
5 |
Sholihuddin |
2007 – 2013 |
|
6 |
Sholihuddin |
2013-2019 |
|
6 |
Sholihuddin |
2019-2025 |
Sebagai catatan Desa Babaksari tempatnya sangat setrategis di wilayah Kecamatan Dukun karena berada di tengah dan mengenai sejarah budaya Organisasi di desa, sejak tahun 1960 adalah Masyumi, kemudian sekitar tahun 1965 barulah masuk Organisasi NU dan Muhammadiyah yang sampai sekarang berkembang dan berjalan dengan baik.
Persyaratan Layanan Penerbitan KTP

